BULUKUMBA – Senin pagi, 5 Januari 2026, menjadi lembaran baru bagi seluruh warga UPT SMA Negeri 17 Bulukumba. Seiring dengan terbitnya matahari di awal tahun, sekolah ini memulai aktivitas akademiknya untuk Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 dengan sebuah rangkaian kegiatan yang terstruktur dan penuh makna. Bukan sekadar kembali ke bangku kelas, hari pertama ini dirancang sebagai momentum penguatan karakter melalui program "Pagi Ceria" dan Upacara Bendera yang khidmat.
sesuai SURAT EDARAN MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH NOMOR 2 TAHUN 2026 TENTANG PELAKSANAAN PAGI CERIA DAN UPACARA BENDERAPADA HARI PERTAMA SEMESTER GENAP
Energi
Positif melalui Senam Anak Indonesia Hebat
Kegiatan
dimulai tepat pukul 07.00 WITA dengan program "Pagi Ceria".
Seluruh siswa, mulai dari kelas X hingga kelas XII, berkumpul di lapangan utama
dengan mengenakan seragam olahraga yang rapi. Suasana yang tadinya tenang
segera berubah menjadi penuh energi saat alunan musik Senam Anak Indonesia
Hebat berkumandang.
Senam ini
bukan hanya aktivitas fisik rutin, melainkan upaya sekolah untuk membangun
suasana hati (mood) yang positif bagi siswa setelah masa libur panjang.
Gerakan-gerakan yang enerjik dan lirik lagu yang memotivasi bertujuan untuk
membangkitkan rasa percaya diri serta kesiapan fisik siswa sebelum menerima
pelajaran. Para guru dan staf tata usaha pun tampak berbaur bersama siswa,
menciptakan harmoni dan kebersamaan yang erat di bawah langit pagi Bulukumba
yang cerah.
Upacara
Bendera: Simbol Kedisiplinan dan Nasionalisme
Setelah sesi
senam selesai, suasana bertransformasi menjadi lebih formal dan khidmat dalam
agenda Upacara Bendera. Sebagai kegiatan rutin yang esensial, upacara
kali ini terasa berbeda karena menjadi upacara perdana di tahun 2026.
Pengibaran bendera Merah Putih berlangsung dengan sempurna, diiringi lagu
kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh
peserta.
Upacara ini menjadi
cerminan bahwa SMAN 17 Bulukumba tetap konsisten dalam menjunjung tinggi
nilai-nilai nasionalisme dan disiplin sebagai fondasi utama pendidikan karakter
di sekolah.
Amanat
Pembina Upacara: Meneguhkan 7 Kebiasaan Hebat
Momen yang
paling dinantikan adalah amanat dari Pembina Upacara. Dalam pidatonya, Pembina
Upacara menyampaikan poin-poin krusial yang menjadi peta jalan bagi siswa
selama satu semester ke depan:
- Awal Semester Genap sebagai Momentum Akselerasi: Pembina mengingatkan bahwa semester genap adalah waktu yang singkat namun menentukan, terutama bagi siswa kelas XII yang akan segera menghadapi ujian akhir dan seleksi masuk perguruan tinggi. Ia mengajak seluruh siswa untuk tidak membuang waktu dan langsung "tancap gas" dalam belajar.
- Peneguhan Nilai melalui "7
Kebiasaan Anak Indonesia Hebat": Inti dari pesan tersebut adalah ajakan untuk
menginternalisasi nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan karakter
positif. Pembina menekankan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
(seperti bersikap proaktif, mulai dengan tujuan akhir, hingga sinergi)
sebagai instrumen untuk membentuk pribadi yang unggul. Disiplin bukan lagi
dianggap sebagai tekanan, melainkan sebagai bentuk cinta diri untuk meraih
masa depan.
- Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman: Pembina Upacara mengeluarkan ajakan tulus kepada seluruh warga sekolah—baik siswa, guru, maupun staf—untuk bekerja sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari perundungan (bullying) dan nyaman secara psikologis. Budaya saling menghormati dan menghargai perbedaan harus menjadi identitas SMAN 17 Bulukumba.
"Sekolah kita harus menjadi rumah kedua yang menyenangkan. Mari kita bangun budaya di mana setiap orang merasa dihargai, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan maksimal tanpa rasa takut," tutur Pembina Upacara dengan tegas.
Sebagai
penutup rangkaian kegiatan formal, dilakukan Doa Bersama. Seluruh
peserta upacara menundukkan kepala, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar
perjalanan pendidikan di semester genap ini diberikan kelancaran, keselamatan,
serta prestasi yang gemilang bagi seluruh warga sekolah. Kekhusyukan doa ini
menjadi penyeimbang antara usaha lahiriah dan batiniah.
Rangkaian upacara kemudian diakhiri dengan sebuah tradisi yang menyentuh hati, yakni menyanyikan lagu "Hari Baru" secara bersama-sama. Lirik lagu yang berisi optimisme dan semangat untuk melupakan kegagalan masa lalu dan menatap masa depan memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Melodi lagu tersebut seolah menjadi lagu tema (soundtrack) bagi perjuangan mereka di tahun 2026 ini.
Dengan berakhirnya rangkaian "Pagi Ceria" dan Upacara Bendera ini, SMAN 17 Bulukumba telah resmi memulai langkahnya di Semester Genap 2026. Semangat yang terpancar dari wajah-wajah para Guru memberikan keyakinan bahwa tahun ini akan menjadi tahun penuh prestasi bagi SMAN 17 Bulukumba.

0 Komentar